Friday, May 4, 2007

ADANG GUNAKAN ORANG BOTABEK UNTUK PILIHNNYA DI PILKADA JAKARTA, TAPI SUDAH KETAUAN OLEH KPUD,EH PKS DI PRINTAH UNTUK LAKUKAN BANDING, JADINNYA BEGINI-

1,7 Juta Kader Tak Terdaftar
Kecurigaan PKS Terlalu Ekstrem
Umi Kalsum - detikcom

Jakarta - PKS menengarai ada indikasi kecurangan dalam pendaftaran pemilih Pilkada DKI. Banyak kadernya yang tidak terdaftar. Angkanya mencapai 30-an persen. Namun angka ini dinilai terlalu ekstrem.

"Logika PKS kurang tepat," ujar Executive Sugeng Sarjadi Syndicate (SSS) Sukardi Rinakit kepada detikcom, Senin (18/6/2007).

Pemilih dalam Pilkada DKI diperkirakan sekitar 5,6 juta persen. Berarti ada 1,7 juta kader PKS yang kehilangan hak pilihnya.

"Angka itu terlalu ekstrem. Sekarang logikanya 1,7 juta kali 3, berarti 5,1 juta pemilih. Ini saja tidak pas angkanya. Masak semua pemilih kader PKS. Jadi menurut saya klaim 1,7 juta itu kurang tepat. Logikanya tidak pas," tutur dua.

Rinakit menduga kejadian ini akibat kesalahan pendaftaran. Jika itu terjadi, PKS dapat meminta penjelasan ke KPUD dan mengadukannya ke Panwaslu sebagai indikasi kecurangan.

"Ya yang sesuai aturan main pemilu. Sebab Pilkada DKI belum punya UU. Karena belum punya payung hukum, lapor saja ke KPUD dan nantinya ke Panwaslu," tandasnya. (umi/nrl)

Tuesday, May 1, 2007

Lagu SMS Goyang Wanita Berjilbab Pendukung Adang





29/04/2007 10:59 WIB
Lagu SMS Goyang Wanita Berjilbab Pendukung Adang
Rafiqa Qurrata A - detikcom

Jakarta - Bang, SMS siapa ini Bang
Bang, pesannya pake sayang-sayang...

Lagu yang beken akhir tahun lalu ini tiba-tiba menghentak. Sejumlan perempuan yang mendengarnya langsung bergoyang.

Bila yang bergoyang perempuan pada umumnya, tentu biasa saja. Tapi kali ini yang bergoyang dangdut adalah para perempuan kader PKS yang selama ini dikenal kalem.

Ditemani artis Melly Zamri, para perempuan PKS itu terlihat menikmati suasana. Apalagi lagu dangdut yang dinyanyikan bintang tamu berjudul SMS yang renyah di telinga.

Goyang dangdut ini digelar sejak pukul 09.00 WIB di Gedung YTKI, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Minggu (29/4/2007). Sekitar 500 perempuan PKS DKI Jakarta hadir khusus dalam rangka launching Forum Perempuan untuk Benahi Jakarta (Fortuna).

"Selama ini orang mencitrakan PKS itu ekslusif dan normatif. Jadi sekarang kita buktikan PKS itu pluralis," kata Ketua Bidang Kewanitaan DPW PKS DKI Jakarta Rifkoh Abriani mengomentari goyang dangdut itu.

Selain dipenuhi ibu-ibu berjilbab, belasan artis juga terlihat ikut menyemarakkan acara. Antara lain Thessa Kaunang, Eksanti, dan Novia Ardana. Para artis cantik ini tampak larut dengan para peserta.(ndr/nrl) ,Detik.com

Foto 1 : Adang bersama Ketua Bidang Kewanitaan DPW PKS DKI Jakarta Rifkoh Abriani (kiri) serta beberapa selebiri yang hadir pada acara itu. "Selama ini orang mencitrakan PKS itu ekslusif dan normatif. Jadi sekarang kita buktikan PKS itu pluralis," kata Rifkoh.

Foto 2 : Artis Melly Zamri bergoyang dangdut yang diikuti wanita berjilbab pendukung Adang. Mereka bergoyang diiringi lagu Cucak Rowo.

Friday, April 27, 2007

PKS JAKARTA MENUAI KECAMAN DARI BERBAGAI KALANGAN UMAT ISLAM, ADANG JERUSMUSKAN PKS !!!

AKSI PKS JAKARTA!!

Jumat, 18 Mei 07 - oleh : admin AKHWAT PKS BERJOGET DANGDUT DUKUNG CAGUB DKI PRO WARIA
Tuesday, 01 May 2007
AKHWAT PKS BERJOGET DANGDUT DUKUNG CAGUB DKI PRO WARIA

Pengantar Redaksi :

Redaksi www.khilafah1924.org betul-betul terperanjat ketika Ahad 29/04/07 membaca berita seputar aktivitas PKS DKI
Jakarta di situs www.detik.com. Diberitakan, sekitar 500 akhwat PKS DKI Jakarta berjoget diiringi lagu dangdut terkenal
"Bang, SMS siapa ini Bang, Bang, pesannya pake sayang-sayang...". Aktivitas itu dilakukan dalam rangka mendukung
Adang Daradjatun sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta. (Berita selengkapnya lihat di bawah).

Menurut redaksi, jika berita itu benar, aktivitas tersebut tidaklah sepatutnya dilakukan oleh aktivis-aktivis Islam, apalagi
akhwat (puteri), apalagi dari PKS, yang kondang dengan sebutan "partai dakwah". Yang sangat menyedihkan redaksi,
ternyata yang didukung adalah Calon Gubernur yang sikapnya pro waria. Astaghfirullahal'azhim.

Redaksi www.khilafah1924.org berpendapat, para aktivis Islam seharusnya tetap berbuat dalam koridor syar'i dan tidak
menggunakan cara-cara murahan dalam mencari dukungan publik. Kepada saudaraku PKS, perkenankan redaksi
bertanya sebagai bentuk muhasabah (yang wajib kami lakukan karena Allah) kepada kalian : Kemanakah ulama-ulama
kalian, wahai saudaraku PKS, yang semestinya memberikan bimbingan kepada kalian dalam berkiprah di tengah
masyarakat? Apakah kalian, wahai saudaraku PKS, tidak tahu bahwa Rasulullah SAW pernah melaknat waria dan
pernah pula mengusir beberapa waria dari kota Madinah? Mengapa kalian mendukung calon pemimpin yang justru
mempertahankan keberadaan waria yang semestinya diusir sebagaimana teladan Rasulullah SAW? Lalu kepada
siapakah kalian mengambil teladan?

Akhirul kalam, redaksi menyerahkan penilaian masalah ini kepada masyarakat. Silakan publik menilai. Wallahu muwaffiq
ilal ash-shawab.[ ]

http://syuhada.net/?pilih=lihat&id=80
-------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------------------

DITANYA WARIA, ADANG JANJI TAK BAKAL TUTUP HIBURAN MALAM

Rafiqa Qurrata A - detikcom

Jakarta - Meski diusung oleh partai berbasis Islam, Adang Daradjatun tak bakal menutup tempat hiburan malam jika terpilih jadi gubernur Jakarta. Janji itu diucapkan Adang menjawab pertanyaan seorang waria pendukungnya, Sherly.

"Apakah Pak Adang juga akan menerapkan syariat Islam dan ada kewajiban memakai jilbab? Apakah tempat hiburan malam juga akan ditutup?" cecar Sherly.

Adang pun menjawab diplomatis dengan menyatakan ajaran Islam memberikan perlindungan pada siapa pun. Ditimpali oleh Ketua DPW PKS DKI Jakarta, Triwisaksana, warga non muslim pun tetap akan dilindungi oleh PKS.

"Tempat hiburan malam boleh ada. Tapi dengan syarat, tidak boleh ada narkoba dan seks bebas," kata Adang di hadapan ratusan simpatisan PKS yang menghadiri launching Forum Perempuan Untuk Benahi Jakarta (Fortuna) di Gedung YTKI, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Minggu (29/4/2007).

Jakarta, kata Adang, adalah kota metropolitan yang juga kota pariwisata. Suatu hal wajar jika Jakarta memiliki kehidupan malam yang memberi ruang pada pekerja perempuan.

"Saya pikir itu hal yang logis sekali. Janji saya, memberikan rasa aman bagi pekerja wanita yang pulang malam," ujar Adang yang mengenakan kemeja lengan pendek itu.

Pada puncak acara, secara simbolis Adang menerima aspirasi para pendukungnya yang dituliskan dalam poster. Namun tak seperti biasanya, Adang tampak kurang bersemangat 'berkampanye'. Kata sambutan pun disampaikan singkat.

"Bapak agak kurang sehat, tenggorokannya sakit," kata istri Adang, Nunun Daradjatun.(fiq/nrl)

www.detik.com 29/04/2007 14:41 WIB