Friday, June 15, 2007

SATU BUKTI YANG TIDAK BISA DITUTUPI !!!


Ngajak Benahi Jakarta Malah Kotori Ibu Kota Rabu, 13 Juni 2007, 09:29:46 WIB
Laporan: Yayat R. Cipasang


Jakarta, Rakyat Merdeka. Dalam milis jurnalisme, Inco dan Radityo Djajoeri mengeluhkan poster-poster dan spanduk pilkada yang membuat Jakarta kotor dan kumuh.

“Ironis, ngajak warga untuk membenahi ibu kota tetapi di sisi lain malah mengotori Jakarta,” tulis Inko yang mengkritik tim kampanye pasangan Adang Daradjatun dan Dani Anwar.

Pasangan Adang dan Dani memang sangat agresif dengan menebar spanduk dan poster di berbagai sudut Jakarta. Tetapi sayangnya banyak warga yang mengeluh karena pemasangan poster, misalnya, tidak mengindahkan kebersihan.

Seperti disaksikan Situs Berita Rakyat Merdeka, Rabu (13/6), poster Adang-Dani yang mengusung slogan “Ayo, Benahi Jakarta!” ditempel di sembarang tempat. Misalnya saja di halte bus, tiang listrik, pagar rumah warga, gardu siskamling dan jembatan penyeberangan.

“Penempelan poster dan stiker sembarangan sudah selayaknya dilarang di wilayah ibu kota, walau sudah diizinkan Pemda DKI Jakarta sekalipun. Jakarta akan bertambah kotor kalau poster-poster promosi ditempel di sembarang tempat,” tulis Radityo.

Inko malah berkesan dengan Sarwono Kusumaatmadja yang gagal menjadi cagub. “Aku malah lebih sering mengamati "kreativitas" Pak Sarwono. Walau akhirnya gagal maju, tapi sebelumnya Pak Sarwono lebih banyak mengadakan pendekatan secara personal ke masyarakat,” kata Inko.

“Terjun langsung dan bukan diwakili oleh poster dan stiker yang malah menurut aku (maaf) nyampah,” tambahnya.

-------------------------------------------------------

BERITA FOTO SITUS RAKYAT MERDEKA

WARGA KESAL DENGAN POSTER ADANG-DANI

Imron, seorang warga di Jakarta Selatan menumpahkan kekesalannya saat bertemu wartawan Rakyat Merdeka siang ini. "Kagak punya etika bang, coba lihat tembok rumah saya ini. Hari Minggu kemarin baru saja saya bersihin, eh, Selasa pagi poster-poster itu udah nempel lagi. Warga sekitar juga kesal, lingkungan jadi keliatan jorok. Pernah ada yang memergoki, katanya yang menempel poster itu anak-anak kecil usia SMP. Waktu ditegur bandel banget, bilangnya disuruh orang partai."RM

http://www.myrmnews.com/situsberita/viewgb_foto.php?id=834&page=3&view=view


No comments: